
Haloo! hari ke dua tantangan #30DaysBloggingChallenge! Tulisan sebelumnya dalam topik #30DaysBloggingChallenge tentang, mengapa blog ini bernama optimis bisa dibaca di sini. Kebanyakan fakta yang ditulis kali ini hanya diketahui sedikit orang. Ya, namanya kehidupan personal memang tidak semuanya terpublikasikan. Dan, apa urgensinya memberikan informasi yang “kurang” nilai manfaatnya? 😂 Tapi, baiklah. Here we go! Dahlah,…

Mengawali perjalanan nge-blog di tahun 2023 dengan mengikuti #30DaysBloggingChallenge. Berkompetisi dengan saya sendiri yang sudah 2 tahun absen nge-blog serius dan lebih banyak membuat produk untuk website Woocommerce. Sedikit cerita, hampir semua domain yang saya beli selalu melalui proses riset dengan kriteria sederhana: pendek, mudah diingat, dan tentu saja available untuk dibeli. Sebelum domain optimis…

“Pada akhirnya saya semakin yakin bahwa tugas manusia adalah ikhtiar sekuat tenaga, setelah itu sikap pasrah adalah sikap tawadhu kita sebagai hamba yang menyadari bahwa setiap ikhtiar panjang perlu campur tangan Tuhan, jalan-jalanNya selalu mengejutkan” Tulisan ini bukan tips dan trik lolos, tapi sedikit sharing pengalaman yang pernah dilalui aja. Saya bukan orang yang mengamalkan…

“Memaknai keyakinan, bukan sekedar hadir atas buah pesimis seorang hamba yang sudah lumpuh dengan tugasnya yaitu ikhtiar, tapi keyakinan dibangun atas ikhtiar panjang, memperkaya pengetahuan, mengusahakan kebaikan-kebaikan, hingga keyakinan menjadi buah keputusan terbaik untuk mengambil langkah selanjutnya” Halida Rahmi Luthfianti Rencananya mau mulai nulis tentang perjalanan hidup lagi setelah menemukan fase-fase kehidupan ‘baru’, tapi ada…

Hari ini barangkali adalah salah satu hari terbaik saya dan istri sebagai pasangan sah, selain prosesi akad nikah yang telah tunai dilaksanakan satu tahun silam. Salah satu komitmen yang kami pegang saat menuju pernikahan adalah untuk menggapai pendidikan sebaik-baiknya (setinggi-tingginya), dengan ikhtiar semaksimal mungkin. Sehingga sejak awal, pendidikan memang menjadi salah satu prioritas kami bersama.…

Apa yang kita lakukan saat pasangan hidup kita tanpa sengaja menumpahkan minuman di baju dan celana? Di tempat makan ramai pengunjung hingga mengundang perhatian orang seisi ruangan tersebut? Jawaban dari setiap orang tentu akan berbeda-beda. Tergantung kondisi masing-masing orang. Tingkat kecapekan. Tingkat kebahagiaan – bisa jadi. Dan lain-lain. Mayoritas akan sejenak meledak emosinya jika tidak terkontrol. Beberapa…